Tampilkan postingan dengan label Administrasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Administrasi. Tampilkan semua postingan

Download Silabus PAI dan Bahasa Arab Kurikulum 2013 MA Reguler dan Keagamaan Edisi Revisi 2016


Beberapa waktu yang lalu telah diterbitkan Silabus Kurma 2013 untuk MIMTs dan MA.  Berikut ini kami postingkan tentang Silabus PAI dan Bahasa Arab Kurikulum 2013 MA Reguler dan Keagamaan Edisi Revisi 2016 lengkap mulai dari Kelas 10 sampai dengan kelas 12 Madrasah Aliyah. Semua file yang ada dalam Silabus ini dalam format Microsoft Word sehingga memudahkan Anda dalam penggunaan maupun untuk keperluan pengeditan sesuai dengan kebutuhan.



Adapun isi file silabus yang ada  adalah sebagai berikut :

Kelas 10

Silabus Al Qur'an Hadis
Silabus Akidah Akhlak
Silabus Fikih
Silabus Ushul Fikih
Silabus SKI
Silabus Bahasa Arab

Kelas 11

Silabus Al Qur'an Hadis
Silabus Akidah Akhlak
Silabus Fikih
Silabus SKI
Silabus Bahasa Arab

Kelas 12 Reguler

Silabus Al Qur'an Hadis
Silabus Akidah Akhlak
Silabus Fikih
Silabus SKI
Silabus Bahasa Arab

Kelas 12 Keagamaan

Silabus Hadis dan Ilmu Hadis
Silabus Akhlak
Silabus Fikih Ushul Fikih
Silabus SKI

Silabus Bahasa Arab
Silabus Tafsir Keagamaan
Silabus Ilmu Kalam


Bagi Anda yang membutuhkan file ini, silahkan diunduh pada tautan yang telah kami sediakan di bawah ini secara gratis.

Download Silabus PAI dan Bahasa Arab Kurikulum 2013 MA Edisi Revisi 2016

Catatan :
Setelah Anda download, silahkan copy pastekan password berikut ini saat mengekstrak file.
Adapun passwordnya adalah : alfata

Terkait dengan Silabus PAI dan Bahasa Arab Kurikulum 2013 ini, ada baiknya Anda simak juga yang ini :

Prinsip-prinsip dalam Pengembangan Silabus Kurikulum Madrasah 2013.
Langkah-langkah dalam Pengembangan Silabus Kurikulum Madrasah 2013


Demikian Download Silabus PAI dan Bahasa Arab Kurikulum 2013 MA Edisi Revisi 2016.


Semoga bermanfaat, khususnya bagi Anda yang membutuhkan


Download Silabus PAI dan Bahasa Arab Kurikulum 2013 MI Edisi Revisi 2016



Memenuhi permintaan dari sahabat setia dari seluruh pelosok nusantara, berikut ini kami postingkan tentang Silabus PAI dan Bahasa Arab Kurikulum 2013 MI Edisi Revisi 2016 lengkap mulai dari Kelas 1 sampai dengan kelas 6 Madrasah Ibtidaiyyah. Semua file yang ada dalam Silabus ini dalam format Microsoft Word sehingga memudahkan Anda dalam penggunaan maupun untuk keperluan pengeditan sesuai dengan kebutuhan.



Adapun isi file silabus yang ada  adalah sebagai berikut :


Kelas 1

Silabus Al Qur'an Hadis
Silabus Akidah Akhlak
Silabus Fikih
Silabus Bahasa Arab


Kelas 2

Silabus Al Qur'an Hadis
Silabus Akidah Akhlak
Silabus Fikih
Silabus Bahasa Arab

Kelas 3

Silabus Al Qur'an Hadis
Silabus Akidah Akhlak
Silabus Fikih
Silabus SKI
Silabus Bahasa Arab

Kelas 4

Silabus Al Qur'an Hadis
Silabus Akidah Akhlak
Silabus Fikih
Silabus SKI
Silabus Bahasa Arab

Kelas 5

Silabus Al Qur'an Hadis
Silabus Akidah Akhlak
Silabus Fikih
Silabus SKI
Silabus Bahasa Arab

Kelas 6

Silabus Al Qur'an Hadis
Silabus Akidah Akhlak
Silabus Fikih
Silabus SKI
Silabus Bahasa Arab

Bagi Anda yang membutuhkan file ini, silahkan diunduh pada tautan yang telah kami sediakan di bawah ini secara gratis.

Download Silabus PAI dan Bahasa Arab Kurikulum 2013 MI Edisi Revisi 2016

Catatan :
Setelah Anda download, silahkan copy pastekan password berikut ini saat mengekstrak file.
Adapun passwordnya adalah : alfata

Terkait dengan Silabus PAI dan Bahasa Arab Kurikulum 2013 ini, ada baiknya Anda simak juga yang ini :

Prinsip-prinsip dalam Pengembangan Silabus Kurikulum Madrasah 2013.
Langkah-langkah dalam Pengembangan Silabus Kurikulum Madrasah 2013


Demikian Download Silabus PAI dan Bahasa Arab Kurikulum 2013 MI Edisi Revisi 2016.

Semoga bermanfaat, khususnya bagi Anda yang membutuhkan

Download Silabus PAI dan Bahasa Arab Kurikulum 2013 MTs Edisi Revisi 2016


Beberapa waktu yang lalu telah diterbitkan Silabus Kurma 2013 untuk MI, MTs dan MA.  Berikut ini kami postingkan tentang Silabus PAI dan Bahasa Arab Kurikulum 2013 MTs Edisi Revisi 2016 lengkap mulai dari Kelas 7 sampai dengan kelas 9 Madrasah Tsanawiyah. Semua file yang ada dalam Silabus ini dalam format Microsoft Word sehingga memudahkan Anda dalam penggunaan maupun untuk keperluan pengeditan sesuai dengan kebutuhan.



Adapun isi file silabus yang ada  adalah sebagai berikut :

Kelas 7

Silabus Al Qur'an Hadis
Silabus Akidah Akhlak
Silabus Fikih
Silabus SKI
Silabus Bahasa Arab

Kelas 8

Silabus Al Qur'an Hadis
Silabus Akidah Akhlak
Silabus Fikih
Silabus SKI
Silabus Bahasa Arab

Kelas 9

Silabus Al Qur'an Hadis
Silabus Akidah Akhlak
Silabus Fikih
Silabus SKI
Silabus Bahasa Arab


Bagi Anda yang membutuhkan file ini, silahkan diunduh pada tautan yang telah kami sediakan di bawah ini secara gratis.

Download Silabus PAI dan Bahasa Arab Kurikulum 2013 MTs Edisi Revisi 2016

Catatan :
Setelah Anda download, silahkan copy pastekan password berikut ini saat mengekstrak file.
Adapun passwordnya adalah : alfata

Terkait dengan Silabus PAI dan Bahasa Arab Kurikulum 2013 ini, ada baiknya Anda simak juga yang ini :

Prinsip-prinsip dalam Pengembangan Silabus Kurikulum Madrasah 2013.
Langkah-langkah dalam Pengembangan Silabus Kurikulum Madrasah 2013


Demikian Download Silabus PAI dan Bahasa Arab Kurikulum 2013 MTs Edisi Revisi 2016.


Semoga bermanfaat, khususnya bagi Anda yang membutuhkan




Download Contoh Program Kerja Tahunan Kepala Madrasah Terbaru



Sahabat Alfata


Kepala Sekolah/Madrasah memiliki peran yang sangat strategis sebagai manajer dan sekaligus sebagai ujung tombak dalam upaya untuk mencapai keberhasilan tujuan pendidikan sesuai dengan yang telah ditetapkan. Berkaitan dengan hal ini, maka seorang kepala sekolah/madrasah dituntut untuk memiliki beberapa kompetensi mulai dari tahap perencanaan pendidikan dikerjakan dan struktur organisasi persekolahannyapun disusun guna memfasilitasi perwujudan tujuan pendidikan, serta para anggota organisasi, guru, pegawai atau karyawan dipimpin dan dimotivasi untuk mensukseskan pencapaian tujuan. Untuk menjamin semua kegiatan akan berlangsung sebagaimana yang direncanakan, dan dikelola dengan baik, maka salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh seorang Kamad di antaranya adalah pengetahuan tentang manajemen. 

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 13 Tahun 2007 tentang Standar Kepala Sekolah/Madrasah menetapkan 5 (lima) dimensi kompetensi yaitu: 
  1. kepribadian, 
  2. manajerial, 
  3. kewirausahaan, 
  4. supervisi, dan 
  5. sosial. 

Dasar kompetensi kepribadian ini akan sangat menentukan kompetensi lainnya, khususnya dalam melaksanakan program pendidikan nasional, propinsi, dan kabupaten/kota. Sebagai tambahan pengetahuan dan keilmuan dalam bidang perencanaan dan pelaksanaan program pendidikan, kepala sekolah harus mampu menunjukkan kinerjanya berdasarkan kebijakan, perencanaan, dan program pendidikan.

Kompetensi manajerial merupakan kompetensi kepala sekolah dalam memahami sekolah sebagai sistem yang harus dipimpin dan dikelola dengan baik, di antaranya adalah pengetahuan tentang manajemen. Dengan kemampuan dalam mengelola ini nantinya akan dijadikan sebagai pegangan cara berfikir, cara mengelola dan cara menganalisis sekolah dengan cara berpikir seorang manajer.

Kepala sekolah juga harus memiliki kompetensi kewirausahaan. Sebagai salah satu cara bagaimana sekolah mampu mewujudkan kemampuan dalam wirausahanya ini, maka kepala sekolah harus mampu menunjukkan kemampuan dalam menjalin kemitraan dengan pengusaha atau donatur, serta mampu memandirikan sekolah dengan upaya berwirausaha.

Kompetensi supervisi ini sangat strategis bagi seorang kepala sekolah khususnya dalam memahami apa tugas dan fungsi kepala sekolah sebagai pemimpin sekolah. Tugas dan fungsi dari supervisi ini adalah untuk memberdayakan sumber daya sekolah termasuk guru.  Salah satunya adalah melaksanakan supervisi akademik terhadap guru dengan menggunakan pendekatan dan teknik supervisi yang tepat.

Terkait dengan kelengkapan administrasi sesuai dengan kompetensi seperti telah disebutkan di atas, maka setiap kepala sekolah/madrasah haruslah menyusun, merencanakan dan menuangkannya dalam bentuk  Program Kerja Tahunan yang memuat semua kompetensi di atas sebagaimana contoh yang bisa Anda lihat dalam preview di bawah ini.

Program Kerja Kepala Madrasah  2016/2017



Bagi Anda yang membutuhkan file tersebut di atas, silahkan download contohnya  secara gratis pada tautan yang kami sediakan di bawah ini :

Download Contoh Program Kerja Tahunan Kepala Madrasah  Terbaru

Satu hal yang perlu untuk digaris-bawahi adalah bahwa file tersebut hanya sekedar contoh yang belum tentu sesuai dengan situasi dan kondisi masing-masing sekolah/madrasah. Untuk itu silahkan Anda sesuaikan sendiri sesuai kebutuhan.

Demikian yang bisa kami bagikan terkait dengan Contoh Program Kerja Tahunan Kepala Madrasah  Terbaru

Semoga bermanfaat !!!!









Langkah-langkah dalam Pengembangan Silabus Kurikulum Madrasah 2013



Secara umum, silabus adalah merupakan rencana pembelajaran pada suatu mata pelajaran atau tema tertentu yang mencakup Kompetensi Inti, kompetensi dasar, materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, penilaian, alokasi waktu, dan sumber belajar.

Terkait dengan Silabus PAI dan Bahasa Arab, berikut ini merupakan langkah-langkah penting yang harus diketahui oleh guru madrasah dalam Pengembangan Silabus Kurikulum Agama 2013

1. Menganalisis SKL, KI, dan KD

  • urutan berdasarkan hierarki konsep disiplin ilmu dan/atau tingkat kesulitan materi, tidak harus selalu sesuai dengan urutan yang ada di SI;
  • keterkaitan antara kompetensi inti dan kompetensi dasar dalam mata pelajaran;
  • keterkaitan antara kompetensi inti dan kompetensi dasar lintas mata pelajaran.

2. Merumuskan Indikator

indikator diturunkan dari kompetensi dasar yang dijabarkan dengan kata operasional yang dapat diukur. Indikator yang diturunkan adalah indikator yang berasal dari KD dari KI-3 dan KD dari KI-4, indikator-indikator tersebut diturunkan untuk menentukan materi pembelajaran. Adapun untuk penilaian pengetahuan dan keterampilan dapat dilihat dari indikator KD dari KI-3 dan KD dari KI-4, sedangkan penilaian sikap dari KD KI-1 dan KD KI-2 dapat dilihat pada Kegiatan Pembelajaran baik secara langsung maupun tidak langsung. Indikator ini adalah indikator esensial yang masih dapat dikembangkan.

3. Mengidentifikasi Materi Pokok/Pembelajaran

Mengidentifikasi materi pokok/pembelajaran yang menunjang pencapaian kompetensi dasar dengan mempertimbangkan:
  • potensi peserta didik;
  • relevansi dengan karakteristik daerah,
  • tingkat perkembangan fisik, intelektual, emosional, sosial, dan spiritual peserta didik;
  • kebermanfaatan bagi peserta didik;
  • struktur keilmuan;
  • aktualitas, kedalaman, dan keluasan materi pembelajaran;
  • relevansi dengan kebutuhan peserta didik dan tuntutan lingkungan; dan
  • alokasi waktu.




4. Mengembangkan Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan pembelajaran dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang melibatkan proses mental dan fisik melalui interaksi antar peserta didik, peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya dalam rangka pencapaian kompetensi dasar. Pengalaman belajar yang dimaksud dapat terwujud melalui penggunaan pendekatan pembelajaran yang bervariasi dan berpusat pada peserta didik. Pengalaman belajar memuat kecakapan hidup yang perlu dikuasai peserta didik.

Hal-hal yang harus diperhatikan dalam mengembangkan kegiatan pembelajaran adalah sebagai berikut.
  • Kegiatan pembelajaran disusun untuk memberikan bantuan kepada para pendidik, khususnya guru, agar dapat melaksanakan proses pembelajaran secara efektif.
  • Kegiatan pembelajaran memuat rangkaian kegiatan yang harus dilakukan oleh peserta didik secara berurutan untuk mencapai kompetensi dasar.
  • Penentuan urutan kegiatan pembelajaran harus sesuai dengan hierarki konsep materi pembelajaran.
  • Rumusan pernyataan dalam kegiatan pembelajaran minimal mengandung dua unsur penanda yang mencerminkan pengelolaan pengalaman belajar siswa, yaitu kegiatan siswa dan materi pembelajaran.

5. Merumuskan Indikator Pencapaian Kompetensi

Indikator merupakan penanda pencapaian kompetensi dasar yang ditandai oleh perubahan perilaku yang dapat diukur yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan.
Indikator dikembangkan sesuai dengan karakteristik peserta didik, mata pelajaran, satuan pendidikan, potensi daerah dan dirumuskan dalam kata kerja operasional yang terukur dan/atau dapat diobservasi. Indikator digunakan sebagai dasar untuk menyusun teknis dan alat penilaian.

6. Penentuan Jenis Penilaian

Penilaian pencapaian kompetensi dasar peserta didik dilakukan berdasarkan indikator. Penilaian dilakukan dengan menggunakan tes dan non tes dalam bentuk tertulis maupun lisan, pengamatan kinerja, pengukuran sikap, penilaian hasil karya berupa tugas, proyek dan/atau produk, penggunaan portofolio, dan penilaian diri.

Penilaian merupakan serangkaian kegiatan untuk memperoleh, menganalisis, dan menafsirkan data tentang proses dan hasil belajar peserta didik yang dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan, sehingga menjadi informasi yang bermakna dalam pengambilan keputusan.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penilaian.
  • Penilaian diarahkan untuk mengukur pencapaian kompetensi.
  • Penilaian menggunakan acuan kriteria; yaitu berdasarkan apa yang bisa dilakukan peserta didik setelah mengikuti proses pembelajaran, dan bukan untuk menentukan posisi seseorang terhadap kelompoknya.
  • Sistem yang direncanakan adalah sistem penilaian yang berkelanjutan. Berkelanjutan dalam arti semua indikator ditagih, kemudian hasilnya dianalisis untuk menentukan kompetensi dasar yang telah dimiliki dan yang belum, serta untuk mengetahui kesulitan peserta didik.
  • Hasil penilaian dianalisis untuk menentukan tindak lanjut. yang berupa perbaikan proses pembelajaran berikutnya, program remedi bagi peserta didik yang pencapaian kompetensinya di bawah kriteria ketuntasan, dan program pengayaan bagi peserta didik yang telah memenuhi kriteria ketuntasan.
  • Sistem penilaian harus disesuaikan dengan pengalaman belajar yang ditempuh dalam proses pembelajaran. Misalnya, jika pembelajaran menggunakan pendekatan tugas observasi lapangan maka evaluasi harus diberikan baik pada proses (keterampilan proses) misalnya teknik wawancara, maupun produk/hasil melakukan observasi lapangan yang berupa informasi yang dibutuhkan.

7. Menentukan Alokasi Waktu

Penentuan alokasi waktu pada setiap kompetensi dasar didasarkan pada jumlah minggu efektif dan alokasi waktu mata pelajaran per minggu dengan mempertimbangkan jumlah kompetensi dasar, keluasan, kedalaman, tingkat kesulitan, dan tingkat kepentingan kompetensi dasar. Alokasi waktu yang dicantumkan dalam silabus merupakan perkiraan waktu rerata untuk menguasai kompetensi dasar yang dibutuhkan oleh peserta didik yang beragam.

8. Menentukan Sumber Belajar

Sumber belajar adalah rujukan, objek dan/atau bahan yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran, yang berupa media cetak dan elektronik, narasumber, serta lingkungan fisik, alam, sosial, dan budaya. Penentuan sumber belajar didasarkan pada standar kompetensi dan kompetensi dasar serta materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi.

Demikian Langkah-langkah dalam Pengembangan Silabus Kurikulum Madrasah 2013 yang perlu untuk diketahui oleh guru madrasah.

Semoga bermanfaat


Langkah-langkah dalam Pengembangan Silabus Kurikulum Madrasah 2013



Secara umum, silabus adalah merupakan rencana pembelajaran pada suatu mata pelajaran atau tema tertentu yang mencakup Kompetensi Inti, kompetensi dasar, materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, penilaian, alokasi waktu, dan sumber belajar.

Terkait dengan Silabus PAI dan Bahasa Arab, berikut ini merupakan langkah-langkah penting yang harus diketahui oleh guru madrasah dalam Pengembangan Silabus Kurikulum Agama 2013

1. Menganalisis SKL, KI, dan KD

  • urutan berdasarkan hierarki konsep disiplin ilmu dan/atau tingkat kesulitan materi, tidak harus selalu sesuai dengan urutan yang ada di SI;
  • keterkaitan antara kompetensi inti dan kompetensi dasar dalam mata pelajaran;
  • keterkaitan antara kompetensi inti dan kompetensi dasar lintas mata pelajaran.

2. Merumuskan Indikator

indikator diturunkan dari kompetensi dasar yang dijabarkan dengan kata operasional yang dapat diukur. Indikator yang diturunkan adalah indikator yang berasal dari KD dari KI-3 dan KD dari KI-4, indikator-indikator tersebut diturunkan untuk menentukan materi pembelajaran. Adapun untuk penilaian pengetahuan dan keterampilan dapat dilihat dari indikator KD dari KI-3 dan KD dari KI-4, sedangkan penilaian sikap dari KD KI-1 dan KD KI-2 dapat dilihat pada Kegiatan Pembelajaran baik secara langsung maupun tidak langsung. Indikator ini adalah indikator esensial yang masih dapat dikembangkan.

3. Mengidentifikasi Materi Pokok/Pembelajaran

Mengidentifikasi materi pokok/pembelajaran yang menunjang pencapaian kompetensi dasar dengan mempertimbangkan:
  • potensi peserta didik;
  • relevansi dengan karakteristik daerah,
  • tingkat perkembangan fisik, intelektual, emosional, sosial, dan spiritual peserta didik;
  • kebermanfaatan bagi peserta didik;
  • struktur keilmuan;
  • aktualitas, kedalaman, dan keluasan materi pembelajaran;
  • relevansi dengan kebutuhan peserta didik dan tuntutan lingkungan; dan
  • alokasi waktu.




4. Mengembangkan Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan pembelajaran dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang melibatkan proses mental dan fisik melalui interaksi antar peserta didik, peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya dalam rangka pencapaian kompetensi dasar. Pengalaman belajar yang dimaksud dapat terwujud melalui penggunaan pendekatan pembelajaran yang bervariasi dan berpusat pada peserta didik. Pengalaman belajar memuat kecakapan hidup yang perlu dikuasai peserta didik.

Hal-hal yang harus diperhatikan dalam mengembangkan kegiatan pembelajaran adalah sebagai berikut.
  • Kegiatan pembelajaran disusun untuk memberikan bantuan kepada para pendidik, khususnya guru, agar dapat melaksanakan proses pembelajaran secara efektif.
  • Kegiatan pembelajaran memuat rangkaian kegiatan yang harus dilakukan oleh peserta didik secara berurutan untuk mencapai kompetensi dasar.
  • Penentuan urutan kegiatan pembelajaran harus sesuai dengan hierarki konsep materi pembelajaran.
  • Rumusan pernyataan dalam kegiatan pembelajaran minimal mengandung dua unsur penanda yang mencerminkan pengelolaan pengalaman belajar siswa, yaitu kegiatan siswa dan materi pembelajaran.

5. Merumuskan Indikator Pencapaian Kompetensi

Indikator merupakan penanda pencapaian kompetensi dasar yang ditandai oleh perubahan perilaku yang dapat diukur yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan.
Indikator dikembangkan sesuai dengan karakteristik peserta didik, mata pelajaran, satuan pendidikan, potensi daerah dan dirumuskan dalam kata kerja operasional yang terukur dan/atau dapat diobservasi. Indikator digunakan sebagai dasar untuk menyusun teknis dan alat penilaian.

6. Penentuan Jenis Penilaian

Penilaian pencapaian kompetensi dasar peserta didik dilakukan berdasarkan indikator. Penilaian dilakukan dengan menggunakan tes dan non tes dalam bentuk tertulis maupun lisan, pengamatan kinerja, pengukuran sikap, penilaian hasil karya berupa tugas, proyek dan/atau produk, penggunaan portofolio, dan penilaian diri.

Penilaian merupakan serangkaian kegiatan untuk memperoleh, menganalisis, dan menafsirkan data tentang proses dan hasil belajar peserta didik yang dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan, sehingga menjadi informasi yang bermakna dalam pengambilan keputusan.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penilaian.
  • Penilaian diarahkan untuk mengukur pencapaian kompetensi.
  • Penilaian menggunakan acuan kriteria; yaitu berdasarkan apa yang bisa dilakukan peserta didik setelah mengikuti proses pembelajaran, dan bukan untuk menentukan posisi seseorang terhadap kelompoknya.
  • Sistem yang direncanakan adalah sistem penilaian yang berkelanjutan. Berkelanjutan dalam arti semua indikator ditagih, kemudian hasilnya dianalisis untuk menentukan kompetensi dasar yang telah dimiliki dan yang belum, serta untuk mengetahui kesulitan peserta didik.
  • Hasil penilaian dianalisis untuk menentukan tindak lanjut. yang berupa perbaikan proses pembelajaran berikutnya, program remedi bagi peserta didik yang pencapaian kompetensinya di bawah kriteria ketuntasan, dan program pengayaan bagi peserta didik yang telah memenuhi kriteria ketuntasan.
  • Sistem penilaian harus disesuaikan dengan pengalaman belajar yang ditempuh dalam proses pembelajaran. Misalnya, jika pembelajaran menggunakan pendekatan tugas observasi lapangan maka evaluasi harus diberikan baik pada proses (keterampilan proses) misalnya teknik wawancara, maupun produk/hasil melakukan observasi lapangan yang berupa informasi yang dibutuhkan.

7. Menentukan Alokasi Waktu

Penentuan alokasi waktu pada setiap kompetensi dasar didasarkan pada jumlah minggu efektif dan alokasi waktu mata pelajaran per minggu dengan mempertimbangkan jumlah kompetensi dasar, keluasan, kedalaman, tingkat kesulitan, dan tingkat kepentingan kompetensi dasar. Alokasi waktu yang dicantumkan dalam silabus merupakan perkiraan waktu rerata untuk menguasai kompetensi dasar yang dibutuhkan oleh peserta didik yang beragam.

8. Menentukan Sumber Belajar

Sumber belajar adalah rujukan, objek dan/atau bahan yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran, yang berupa media cetak dan elektronik, narasumber, serta lingkungan fisik, alam, sosial, dan budaya. Penentuan sumber belajar didasarkan pada standar kompetensi dan kompetensi dasar serta materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi.

Demikian Langkah-langkah dalam Pengembangan Silabus Kurikulum Madrasah 2013 yang perlu untuk diketahui oleh guru madrasah.

Semoga bermanfaat